https://www.b2ccreation.com/privacy-policy/ https://huskgreenville.com/food/menu/ https://www.historync.org/railroads.htm https://historync.org/textiles.htm https://www.b2ccreation.com/blog/ https://www.b2ccreation.com/cart/ https://euhealthpharm.com/product/buprenorphine-oral-lyophilisate/ https://www.amtrakhistoricalsociety.org/photos.html https://www.stpeterinstitute.com/post/evidence-for-christianity-the-shroud-of-turin https://huskgreenville.com/about/cuisine/ https://euhealthpharm.com/product/buy-co-codamol-30mg-500mg-online/ https://cordobabuenasnoticias.com/2019/01/24/ciclo-de-conferencias-sobre-educacion-digital-para-todos-los-padres-y-madres-de-cordoba/ https://www.aquatree.net/siriyaki/ https://newmexicocreates.org/category-1007/Native-American https://huskgreenville.com/feed/ https://www.ipicolorissa.com/default.htm
Belajar Sejarah: Revolusi Amerika
BLUE GREY RED

      

Belajar Sejarah: Revolusi Amerika

PDFPrintE-mail

Belajar Sejarah: Revolusi Amerika

 

Sinopsis:

Pada abad ke-15-17 bangsa Eropa mulai memasuki zaman baru yang disebut Age of Exploration. Perjalanan lintas benua yang diawali oleh Spanyol dan Portugis kemudian diikuti oleh bangsa lain seperti Inggris dan Belanda. Dalam perjalanannya, bangsa Eropa ini membawa misi untuk membuka jalur perdagangan baru sekaligus membawa misi Gold, Glory, Gospel (Emas, Kejayaan, Agama). Dalam kata lain, bangsa Eropa melakukan penjelejahannya untuk meraih kekayaan, kejayaan, dan menyebarkan ajaran Kristen.

Dengan membawa misi tersebut, bangsa Eropa bergerak mencari daratan India. Namun, tidak semua bangsa Eropa berhasil sampai ke India, pencarian yang dilakulan oleh Christoper Columbus justru membawanya pada benua baru di Amerika. Penemuan Columbus pada benua baru ini kemudain membawa bangsa Eropa berlomba-lomba untuk membangun koloni. Inggris menjadi salah satu negara yang mulai membangun koloninya di Amerika Utara dan kemudian dikenal sebagai 13 koloni. Pada awalnya, hubungan koloni Inggris dengan Inggris baik-baik saja. Namun, terjadinya perang antara Inggris dan Prancis yang menghabiskan banyak biaya membuat Inggris mulai menaikan pajak di wilayah koloninya.

Penaikan pajak ini lah yang kemudian menjadi bibit-bibit revolusi yang terjadi di Amerika. Hal ini dirasa memberatkan bagi warga koloni. Selain itu, perang yang terjadi antara Prancis dan Inggris dinilai tidak memberikan dampak signifikan bagi para koloni Inggris di Amerika. Ketidak puasan ini lah yang akan dibahas pada buku ini. Bagaimana ketidak puasan itu menjadi api semangat revolusi sampai merdekanya Amerika dari Inggris. Buku ini juga membawa pembaca untuk merasakan gejolak revolusi yang terjadi di Amerika pada saat itu, serta merasakan perjuangan rakyat Amerika dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaannya.

 

Spesifikasi

Kode buku: 008-973-001-0

Judul: Belajar Sejarah: Revolusi Amerika

Penerbit: Erlangga

Penulis: M.Adil

Editor: Hannisa Emiria, Imam Fachdrian Rachmat

Ukuran: 20 x 20 cm

Halaman: 128 Halaman

Most Read Articles

emir